
Honkai Nexus Anima: Game Baru HoYoverse Mirip Pokémon Auto-Battler
jadwalesports.com – Kalau dipikir-pikir, HoYoverse emang nggak pernah berhenti bikin kejutan. Setelah sukses besar lewat Genshin Impact dan Honkai: Star Rail, kini mereka hadir dengan proyek baru yang bikin banyak gamer penasaran: Honkai Nexus Anima.
Game ini langsung ramai dibicarakan karena konsepnya mirip Pokémon, tapi dengan sentuhan ala HoYoverse: penuh warna, penuh detail, dan pastinya ada elemen gacha. Jadi, apa sih yang bikin Honkai Nexus Anima menarik, dan kenapa gamer Indonesia juga patut melirik? Yuk kita bahas bareng.
Apa Itu Honkai Nexus Anima?
Honkai Nexus Anima adalah game creature-collector terbaru dari HoYoverse. Konsepnya, pemain bisa menjelajahi dunia penuh makhluk unik bernama Anima, menangkap, melatih, dan menggunakannya dalam pertempuran.
Sekilas, konsep ini jelas mengingatkan pada Pokémon, Temtem, atau Palworld. Tapi bedanya, HoYoverse menambahkan sentuhan khas mereka: visual memukau, cerita mendalam, dan mekanik gameplay yang lebih modern.
Perbedaan Utama dengan Pokémon
Banyak yang bilang Nexus Anima itu “Pokémon rasa HoYoverse”. Tapi ternyata ada perbedaan signifikan:
-
Sistem Pertarungan Auto-Battler
Kalau Pokémon klasik pakai sistem turn-based 1v1, Nexus Anima lebih mirip auto chess atau Teamfight Tactics. Anima bakal bertarung otomatis di arena, sementara pemain fokus strategi dan formasi. -
Mini-games & Eksplorasi
Selain bertarung, pemain bisa ikut aktivitas lain bersama Anima: dari balapan, puzzle, bahkan menghancurkan bangunan dalam mode mini-game. -
Kustomisasi Karakter
Seperti di Genshin Impact, karakter pemain bisa dikustomisasi dengan berbagai opsi penampilan.
Dengan perubahan ini, Nexus Anima berusaha jadi lebih dari sekadar “kloning Pokémon”.
Baca juga tentang :
- Moba: Dari Mod Game Hingga Jadi Genre Paling Populer di Esports
- Duet Night Abbyss: RPG Anime Baru dengan Narasi Ganda dan Sistem Fair-Play
Visual & Dunia Game
Seperti biasa, HoYoverse nggak main-main soal kualitas grafis. Dari teaser gameplay, dunia Nexus Anima tampak cerah, penuh detail, dan sangat hidup.
Ada kota futuristik penuh NPC, padang rumput luas tempat Anima berkeliaran, hingga dungeon misterius. Semua digarap dengan artstyle khas HoYoverse yang pasti memanjakan mata.
Beta Test & Cara Ikut
HoYoverse sudah membuka Nexus Bond Test, yaitu tahap uji coba terbatas. Gamer bisa daftar lewat situs resmi Honkai Nexus Anima sebelum 12 September 2025.
Detailnya:
-
Platform: iOS & PC.
-
Bahasa: Simplified Chinese, Traditional Chinese, English, Japanese, Korean (dengan rencana tambahan bahasa lain).
-
Catatan: semua progres akan dihapus setelah test selesai.
Buat gamer Indonesia yang penasaran, ini kesempatan emas buat nyobain langsung atmosfer game baru HoYoverse sebelum rilis global.
Potensi Monetisasi: Apakah Ada Gacha?
Satu pertanyaan besar yang bikin banyak gamer waspada: apakah Nexus Anima bakal penuh dengan gacha mechanics kayak Genshin Impact?
HoYoverse memang pionir gacha sukses. Jadi wajar kalau banyak yang menduga Anima tertentu mungkin hanya bisa didapat lewat sistem gacha. Walau belum ada kepastian, kemungkinan besar HoYoverse tetap pakai model free-to-play dengan in-app purchase.
Kalau dipikir-pikir, inilah strategi yang bikin game mereka mendunia: main gratis, tapi koleksi premium lewat gacha.
Kontroversi: Potensi Masalah Hukum dengan Nintendo
Ada isu menarik: beberapa mekanik Nexus Anima disebut-sebut mirip paten Nintendo soal sistem pergantian mount. IP expert bahkan bilang potensi klaim pelanggaran ada, sama seperti kasus Palworld.
Meski begitu, sampai sekarang belum ada tindakan resmi dari Nintendo. Dan mengingat luasnya paten itu, banyak game lain juga bisa dianggap “melanggar”. Jadi bisa jadi, isu ini cuma jadi bumbu hype yang malah bikin Nexus Anima makin dibicarakan.
Kenapa Gamer Indonesia Harus Antusias?
-
HoYoverse punya fanbase besar di Indonesia
Genshin Impact & Honkai: Star Rail sudah punya jutaan pemain aktif di sini. Nexus Anima jelas bakal ditunggu. -
Konsep fresh
Buat yang suka Pokémon atau Palworld, Nexus Anima bisa jadi alternatif baru dengan gaya visual lebih ciamik. -
Gratis dimainkan
Seperti game HoYoverse lain, kemungkinan besar Nexus Anima bisa dimainkan gratis, jadi gampang diakses siapa aja. -
Komunitas global aktif
Game HoYoverse selalu punya komunitas besar yang seru buat diskusi, guide, atau sekadar sharing pengalaman.
Prediksi Rilis & Harapan Gamer
Sampai sekarang, HoYoverse belum umumkan tanggal rilis pasti Nexus Anima. Tapi dengan beta test yang sudah berjalan, kemungkinan game ini rilis global di 2026.
Harapan gamer:
-
Sistem gacha yang adil, nggak terlalu pay-to-win.
-
Cerita yang engaging, khas HoYoverse.
-
Event rutin biar komunitas tetap aktif.
Kalau semua itu terpenuhi, Nexus Anima berpotensi jadi salah satu game fenomenal berikutnya setelah Genshin.
Honkai Nexus Anima adalah langkah berani HoYoverse buat masuk ke genre creature collector. Meski mirip Pokémon, game ini beda dengan sistem auto-battler, visual khas, dan fitur mini-game unik.
Kalau dipikir-pikir, Nexus Anima bisa jadi “Pokémon versi modern” dengan sentuhan gacha. Pertanyaannya sekarang: apakah lo siap nangkep dan bertarung bareng Anima, atau masih setia sama Pokémon klasik?